Cara Kultur Infusoria Untuk Burayak Cupang

2 min read

Cara Kultur Infusoria Untuk Burayak Cupang – Apakah Anda bingung ketika memiliki burayak ikan cupang. Bingung karena tidak tahu, burayak ini harus diberi pakan apa, sedangkan ukuran burayak sangat kecil yaitu kurang lebih hanya 3 mm. Tenang Anda tidak perlu kuatir, dan anda tidak perlu untuk pergi ke sawah, rawa, atau selokan untuk mencari pakan alami untuk burayak ini.

Burayak adalah istilah untuk cupang berumur 0 – 3 bulan. Ukurang yang sangat kecil membuat anda tidak bisa memberikan makanan seperti cacing sutra, cacing darah, atau jentik nyamuk. Anda dapat membuat sendiri makan burayak, atau sering disebut kultur atau membudidayakan. Berhubung, ukuran burayak yang sangat kecil maka indobettafish.com akan membahas tentang cara kultur infusoria tanpa starter yang dapat kalian gunakan sebagai pakan alternatif burayak cupang kalian yang tentunya mudah dan murah.

Apa itu Infusoria ?

Infusoria adalah istilah yang digunakan untuk menyebut mahkluk hidup kecil di air tawar, mahluk hidup ini berupa Ciliates, Euglenoids, Protozoa, Invertebrata Kecil. Bagi penggemar ikan hias infusoria sering digunakan untuk pakan burayak atau anakan ikan hias. Infusoria diberikan kepada burayak yang sudah berumur 3-4 hari. Anda tidak bisa langsung memberikan burayak makanan setelah mereka menetas, karena burayak memiliki persediaan kuning telur di perut mereka. Infusoria diberikan sampai dengan berumur 1 bulan, setelah itu anda cupang boleh diberikan kulu air atau microworm. Setelah cupang berumur 2 – 3 bulan. Baru cupang bisa diberi makanan berupa, cacing sutra, cacing darah, atau jentik nyamuk.

Cara Kultur Infusoria Untuk Burayak Cupang

Cara Kultur Infusoria Untuk Burayak Cupang
proses kultur infusoria

Pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa cara yang dapat digunakan untuk melakukan kultur infusoria tanpa starter. Kalian dapat mencobanya satu per satu sesuai dengan ketersediaan bahan disekitar kalian. Akan ada 3 cara yang kita bahas pada artikel ini yaitu cara kultur infusoria dengan kuning telur, cara membuat infusoria dari daun ketapang atau daun pisang , dan yang terakhir adalah cara mudah kultur infusoria dengan kol atau sawi. Berikut adalah pembahasan lengkapnya :

1. Cara Kultur Infusoria Dengan Kuning Telur

Bahan yang harus dipersiapkan :

  • 1 butir telur ayam mentah
  • Gelas atau wadah untuk kultur.
  • air bekas ikan cupang atau air endapan.
  • kain peras.

Cara Kulturnya :

  1. Masukan air bekas ikan cupang atau air endapan ke dalam gelas atau wadah kultur.
  2. Pecahkan satu butir telur mentah dan ambil bagian kuning telurnya saja.
  3. Masukan kuning ke dalam wadah kultur yang telah berisikan air bekas ikan cupang atau air endapan.
  4. Tutup bagian atas wadah kultur menggunakan kain peras untuk menghindari agar nyamuk tidak bertelur didalamnya.
  5. Letakan wadah kultur di tempat yang tidak terkena langsung sinar matahari dan diamkan selama tiga hari. 
  6. Setelah tiga hari permukaan wadah kultur akan dipenuhi oleh hewan kecil kecil berwarna putih. Jika sudah terlihat maka Infusoria siap untuk dibuat sebagai pakan burayak.

2. Cara Membuat Infusoria Dari Daun Ketapang Atau Daun Pisang

Bahan yang harus dipersiapkan :

  • Daun pisang atau daun ketapang yang sudah diolah agar tidak berminyak.
  • EM-4 Perikanan.
  • Gelas atau wadah untuk kultur.
  • air bekas ikan cupang atau air endapan.
  • kain peras.

Cara Kulturnya :

  1. Masukan air bekas ikan cupang atau air endapan ke dalam gelas atau wadah kultur.
  2. Masukkan daun pisang kering atau daun ketapang olahan kedalam wadah kultur yang telah terisi air.
  3. Tambahkan satu tutup botol EM-4 kedalam media kultur yang telah diberi daun pisang kering atau daun ketapang olahan tadi ( catatan : semakin banyak air yang digunakan maka pemberian EM-4 pun semakin banyak ).
  4. Tutup bagian atas wadah kultur dengan menggunakan kain peras.
  5. Letakan wadah kultur di tempat yang tidak terkena langsung sinar matahari dan diamkan selama tiga hari. 
  6. Setelah 5-6 hari permukaan wadah kultur akan dipenuhi oleh hewan kecil kecil berwarna putih. Jika sudah terlihat maka Infusoria siap untuk dibuat sebagai pakan burayak.

3. Cara Mudah Kultur Infusoria Dengan Kol Atau Sawi

Bahan yang harus dipersiapkan :

  • Kol atau Sawi yang telah direbus, akan lebih bagus bila kol atau sawi nya sudah berkeadaan busuk sehingga anda tidak perlu merebusnya. Selain kedua bahan tersebut, Anda juga dapat menggunakan sayuran hijau lainya.
  • Gelas atau wadah untuk kultur.
  • Air akuarium anda atau bila anda memiliki tempat penyaringan di akuarium anda dapat menggunakan air dari perasan tempat penyaringan. Air ini berfungsi sebagai starter, air yang kotor tersebut berisikan influsoria.
  • Kain peras.

Cara Kulturnya :

  1. Masukan air akuarium ke dalam gelas atau wadah kultur.
  2. Ambil kol atau sawi yang telah direbus atau sawi busuk, dan peras untuk diambil airnya.
  3. Masukan air bekas perasan ke dalam wadah kultur berisikan air akuarium, dan jangan lupa masukan juga kol atau sawi yang telah diperas ke wadah kultur.
  4. Letakan wadah kultur di tempat yang tidak terkena langsung sinar matahari dan diamkan selama tiga hari. 
  5. Setelah tiga hari permukaan wadah kultur akan dipenuhi oleh hewan kecil kecil berwarna putih. Jika sudah terlihat maka Infusoria siap untuk dibuat sebagai pakan burayak.

Untuk memberi makan gunakan sendok atau pipet. Dan pastikan Anda memberikan burayak makanan secukupnya.

Berikut artikel kami, sangat mudah dan murah bukan. Jangan lupa memberikan komentar untuk artikel atau website ini. Terimakasih

Incoming Search Terms :

  • cara kultur infusoria tanpa starter
  • cara kultur infusoria dengan kuning telur
  • kultur infusoria massal
  • cara menyaring infusoria
  • cara membuat infusoria dari daun ketapang
  • cara buat infusoria dari daun pisang
  • cara budidaya infusoria
  • cara memanen infusoria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *